10 Keutamaan Bulan Ramadan, Rugi Bila Disia-siakan!

Muslim berlomba-lomba memperbanyak ibadah selama Ramadan. Tak hanya berpuasa, amalan-amalan sunah pun dipertebal umat Islam.

Dream – Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Segala ibadah yang dilakukan saat Ramadan pahalnya bakal dilipatgandakan.

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad bersabda, ” Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.”

Sehingga tidak heran kaum Muslim berlomba-lomba memperbanyak ibadah selama Ramadan. Tak hanya berpuasa, amalan-amalan sunah pun dipertebal umat Islam.

Bulan Ramadan memang memiliki banyak keutamaan. Berikut ini sepuluh keutamaan bulan Ramadan:

1. Bulan Diturunkannya Alquran

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, Allah berfirman:

” Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara mereka yang menyaksikan (berada) di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa) maka wajib menggantinya sebanyak hari yang ditinggalkan itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu sekalian bersyukur.

2. Pintu Surga Dibuka dan Pintu Neraka Ditutup

Dalam hadis Rasulullah SAW dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan bahwa Allah menutup pintu neraka saat Ramadan dan membuka lebar-lebar pintu surga bagi siapapun yang ingin memasukinya.

Hal ini dibuktikan dari hadis Rasulullah SAW., dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari tentang keutamaan bulan Ramadhan, bulan suci yang penuh berkah.

Hadis ini tertulis dalam Kitab Shahih Bukhari juz 3 halaman 32, yang artinya: ” Apabila datang bulan Ramadan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan yang jahat dibelenggu.” (HR. Bukhari)

Sementara, keutamaan Ramadan juga tercantum dalam hadis lain yang juga diceritakan oleh Abu Hurairah, yang dijelaskan dalam kitab Sunan at Turmudzi, halaman 682:

” Diceritakan dari Abu Hurairah, bahwa Rasaulullah SAW., bersabbda: ‘Apabila datang awal malam hari di bulan Ramadan, setan-setan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup tidak ada satu pintupun yang terbuka, sedangkan pintu-pintu surge dibuka tidak ada satu pintupun ditutup.’ Dan seorang penyeru menyerukan, ‘ Wahai orang-orang yang menginginkan kejelekan, tahanlah. Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu yang terjadi setiap malam.” (HR. Turmudzi)

3. Bagian Rukun Islam

Puasa pada bulan Ramadan merupakan rukun ke empat Islam. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 185 tertulis, ” Bulan Ramadan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara mereka yang menyaksikan (berada) di bulan itu, maka berpuasalah.”

Sementara, dalam hadis disebutkan, Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: ” Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan haji ke baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Malam Seribu Bulan

Dalam Ramadan terdapat malam seribu bulan, yaitu Lailatul Qodar. Malam Qadar merupakan malam penuh kemuliaan dan keberkahan. Malam ini terletak pada malam ganjil pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Malam Qadar disebut lebih baik daripada seribu bulan. Allah berfirman dalam surat Al-Qodar ayat 1-3: ” Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Lailatul Qodar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

5. Bulan Pengampunan Dosa

Ramadan merupakan kesempatan paling baik untuk penghapusan dosa-dosa. Nabi Muhammad bersabda: ” Sholat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Dengan berpuasa saat Ramadan, bisa menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan. ” Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan Nabi Muhammad bersabda: ” Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan sholat malam pada bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT., niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

6. Pahala Dilipatgandakan

Allah meli[atgandakan pahala ibadah selama Ramadan. Dalam hadis, Nabi Muhammad bersabda: ” Pahala umroh pada bulan Ramadan menyamai pahala ibadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sementara, riwayat lain menyebutkan ” Pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji bersamaku (Nabi).”

Ibnu Rajab rahimahullah berkata, ” Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata, ‘Apabila telah tiba bulan Ramadan maka perbanyaklah berinfak, karena infak di bulan Ramadan dilipatgandakan bagaikan infak di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain.

7. Bulan Mustajab

Doa yang dipanjatkan saat Ramadan lebih mustajabah. Rasulullah SAW bersabda: ” Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari apai neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid mengatakan bahwa perowi hadis ini tsiqah (terpercaya).

Dalam hadis lain Nabi Muhammad bersabda: ” Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi.” (HR. at Tirmidzi).

Menurut Syaikh Abu Zakariyah Yahya bin Syaraf an Nawawi ad Dimasqi dalam kitab al Majmu Syarhu al Muhadzab juz 6 halaman 375, menyebut bahwa hadis ini mengandung arti doa yang dipanjatkan orang berpuasa masuk dalam kategori sunnah, yaitu yang dipanjatkan dari awal hingga akhir puasa.

Sedangan, Syaikh an Nawawi dalam kitab yang sama mengatakan, disunnahkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdoa demi keperluan akhirat dan dunianya, dan pada perkara yang ia sukai. Beliau juga mengingatkan agar tidak lupa mendoakan kaum muslimin lainnya.

8. Allah Membebaskan Siksaan Neraka Tiap Malam Ramadan

Dalam hadis riwayat Ahmad, Nabi Muhammad bersabda: ” Pada setiap (waktu) berbuka, ada orang-orang yang dibebaskan Allah (dari siksa neraka).

9. Puasa Ramadan Setara Puasa 10 Bulan

Abu Ayub Al-Anshary meriwayatkan hadis Rasulullah SAW bersabda: ” Barangsiapa yang berpuasa (papda bulan Ramadhan) kemudian diikuti puasa enam hari pada bulan syawwal, maka hal itu sama seperti puasa setahun.” (HR. Muslim)

Dalam hadir riwayat Imam Ahmad, Nabi Muhammad bersabda: ” Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, maka satu bulan sama seperti sepuhu bulan. Dan siapa yang berpuasa setelah itu, berpuasa selama enam hari sesudah Id (Syawawl), hal itu sama nilainya dengan puasa sepurna satu tahun.

10. Mengajarkan Sabar dan Taqwa

Keutamaan lainnya bulan Ramadan adalah meningkatkan sabar dan taqwa. Puasa mengajarkan sabar untuk menahan lapar, minum, dan hawa nafsu, sehingga meningkatkan ketaqwaan dan penghambaan diri kepada Allah.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 183, Allah berfirman: ” Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu seua bertaqwa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − ten =

Shopping cart