3 Cara Ngabuburit Seru Bareng Anak

Melalui ngabuburit pula orangtua bisa menanamkan nilai-nilai positif tentang bulan Ramadan yang penuh rahmat ini.

Dream – Ngabuburit atau menanti waktu berbuka menjadi momen yang ditunggu saat Ramadan, terutama bagi anak-anak yang baru belajar berpuasa.

Nah, bagi para orangtua yang sedang mengajarkan puasa kepada anak, ngabuburit menjadi momen yang tak boleh dilewatkan. Ngabuburit bisa dibuat seru dan menyenangkan sehingga anak-anak tertarik untuk belajar berpuasa.

Melalui ngabuburit pula orangtua bisa menanamkan nilai-nilai positif tentang bulan penuh rahmat ini. Bila masih bingung membuat acara ngabuburit bareng anak, berikut ini ide yang bisa dicoba.

1. Pernak-pernik bertema Ramadan

Buatlah pernak-pernik bertema Ramadan. Kita bisa membuat dekorasi rumah dengan bahan kertas lipat, kertas warna-warni, spidol, dan gunting. Dengan ornamen-ornamen lucu di rumah itu, kita bisa menciptakan atmosfir Ramadan di rumah.

Aktivitas ini bisa dilakukan pada saat menjelang berbuka puasa. Dengan demikian, kegiatan yang menyenangkan itu membuat anak-anak tak merasa lama menunggu waktu berbuka.

2. Menyiapkan makanan kecil untuk berbuka

Coba libatkan anak-anak dalam menyiapkan takjil untuk dibagikan ke tetangga atau pantiasuhan. Kegiatan ini pasti menyenangkan bagia anak-anak karena bisa memasak sambil bermain-main.

Selain itu, menyiapkan takjil untuk dibagikan ke tetangga atau pantiasuhan bisa menanamkan dan memperkuat jiwa sosial kepada anak-anak. Kegiatan positif ini bisa dilakukan selama Ramadan.

3. Cerita Nabi

Anak-anak biasanya sangat suka membaca buku cerita. Kita bisa memilih buku cerita berisi kisah para nabi. Carilah buku cerita yang penuh dengan gambar, sehingga membuat anak-anak semakin tertarik.

Ajaklah anak-anak membaca buku cerita itu saat ngabuburit, sehingga menjadi saat yang menyenangkan ketika menunggu waktu berbuka.

Selain menyenangkan saat ngabuburit, membaca kisah para nabi bisa membuat anak-anak belajar banyak hal, seperti akhlak, empati dan tentunya keimanan dari cerita yang kita bacakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =

Shopping cart