5 Jenis Pantangan Makanan Bagi Penderita Kolesterol Selama Ramadhan

Di saat kolesterol terlalu banyak di dalam darah, makai a akan menumpuk dan menghambat peredaran darah.

Dream – Puasa Ramadhan seringkali membuat orang kebablasan ketika mengonsumsi makanan saat buka puasa. Banyak yang tidak memedulikan apakah makanan yang masuk itu berbahaya atau tidak untuk kesehatannya.

Kebiasaan kalap saat santap buka puasa tentu berbahaya bagi orang yang memililki riwayat penyakit seperti kolesterol.

Kolesterol adalah kandungan lilin yang ada di dalam darah. Di saat kolesterol terlalu banyak di dalam darah, cairan itu akan menumpuk dan menghambat peredaran darah.

Sudah sepatutnya penderita kolesterol memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Berikut Dream sajikan 5 jenis makanan terlarang bagi penderita kolesterol, dilansir dari SehatQ.

Daging yang Diproses

 Ilustrasi

Makanan yang mengandung kolesterol tinggi adalah daging yang diproses, seperti sosis, daging asap, bakso, dan lain sebagainya. Makanan tersebut selayaknya dihindari bagi para penderita kolesterol.

Dalam suatu penelitian tahun 2017, ditemukan bahwa konsumsi daging yang sudah diproses akan dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus.

Selain daging prosesan, bagi penderita kolesterol juga sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi daging sapi, domba, daging ayam, kulit daging ayam, jeroan, produk susu, dan minyak kelapa.

Gorengan

 Ilustrasi

Gorengan menjadi makanan yang begitu populer di kalangan masyarakat kita. Apalagi gorengan yang masih hangat untuk menu buka uasa, pasti sangat nikmat sekali.

Meskipun tampak nikmat dan menggoda, gorengan menjadi jenis makanan terlarang bagi penderita kolesterol. Makanan yang digoreng memiliki kadar koesterol yang tinggi dan mengandung banyak kalori.

Selain itu, gorengan juga mengandung lemak trans yang dapat menurunkan kesehatan dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Makanan Cepat Saji

 Ilustrasi

Makanan cepat saji juga masuk dalam list jenis makanan terlarang bagi penderita diabetes. Makan makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes. Makanan cepat saji juga akan meningkatkan risiko radang, peningkatan kadar gula dalam darah, dan juga menambah lemak pada perut.

Makanan Manis

 Ilustrasi

Saat buka puasa, makanan dan minuman manis menjadi idaman setiap orang. Tetapi, bagi penderita kolesterol jangan terlalu kebablasan ya. Bahkan kalau bisa menghindari makanan dan minuman manis seperti kue, es krim, minuman bersoda, biscuit, dan sebagainya.

Makanan yang manis mengandung banyak kalori. Bahkan sebagian makanan manis tidak memiliki kandungan nutrisi penting. Jika kamu mengonsumsi gula tambahan dapat meningkatkan risiko obesitas, kolesterol tinggi, jantung dan diabetes serta kanker. Lebih mengerikan lagi, gula tambahan dapat menurunkan fungsi kognitif.

Garam

 Ilustrasi

Selain makanan manis, penderita kolesterol juga harus menghindari makanan asin. Garam yang berfungsi menjadi penyedap rasa makanan ini harus sedikit dihindari. Karena konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah.

Biasanya makanan yang mengandung garam berlebih dapat ditemukan pada makanan cepat saji seperti pizza, roti isi, dan lainnya. Dalam sehari, asupan garam yang boleh dikonsumsi adalah 2.300 hingga 2.400 miligram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =

Shopping cart