Benarkah Imsak Jadi Waktu Dimulainya Puasa?

Imsak dikumandangkan oleh masjid-masjid dan berbagai mushola di Indonesia sebelum Subuh untuk menandai dimulainya puasa.

Dream – Imsak. Istilah ini selalu kita dengar saat Ramadan. Kata imsak dikumandangkan oleh masjid-masjid dan berbagai mushola di Indonesia sebelum Subuh untuk menandai dimulainya puasa.

Saat itu pula masyarakat Muslim menghentikan aktivitas makan dan minum saat sahur. Sebagian Muslim memang memahami waktu imsak sebagai awal dimulainya ibadah puasa.

Namun, benarkan imsak merupakan tanda dimulainya puasa? Beberapa ulama, melalui kitab-kitabnya, menjelaskan kapan sebenarnya waktu puasa dan maksud istilah imsak.

Dikutip dari laman nu.or.id, Imam Al-Mawardi dalam kitab Iqna’ menuturkan, ” Waktu berpuasa adalah dari terbitnya fajar kedua sampai tenggelamnya matahari. Akan tetapi (akan lebih baik bila) orang yang berpuasa melakukan imsak (menghentikan makan dan minum) sedikit lebih awal sebelum terbitnya fajar dan menunda berbuka sejenak setelah tenggelamnya matahari agar ia menyempurnakan imsak (menahan diri dari yang membatalkan puasa) di antara keduanya.” 

Sementara, Dr. Musthafa al-Khin dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji menyebutkan, ” Puasa menurut syara’ adalah menahan diri dari apa-apa yang membatalkan dari terbitnya fajar sampai dengan tenggelamnya matahari disertai dengan niat.” 

Sedangkan, Sirojudin Al-Bulqini menyebut, ” Yang ketujuh (dari hal-hal yang perlu diperhatikan) adalah menahan diri secara menyeluruh dari apa-apa (yang membatalkan puasa) yang telah disebut sepanjang hari dari tebitnya fajar sampai tenggelamnya matahari..” 

Dari penjelasan-penjelasan itu, puasa dimulai saat terbit fajar yang merupakan tanda masuknya waktu sholat Subuh, bukan pada waktu imsak. Sedangkan, berimsak (mulai menahan diri) lebih awal sebelum terbitnya fajar, seperti disebutkan oleh Imam Mawardi, hanyalah sebagai anjuran agar masa puasanya lebih sempurna.

Imsak dalam daftar imsakiyah yang sering kita lihat merupakan waktu yang dibuat para ulama sebagai bentuk kehati-hatian. Dengan waktu imsak, yang biasanya ditetapkan sepuluh menit sebelum Subuh, membuat orang berhati-hati ketika mendekati waktu Suubuh.

Dalam waktu sepuluh menit itulah bisa dimanfaatkan untuk seseorang segera menghentikan aktivitas sahurnya, gosok gigi guna membersihkan sisa makanan yang bisa membatalkan puasa, juga mandi dan persiapan lain untuk melaksanakan sholat Subuh.

Waktu imsak juga hanya ada di Indonesia. Waktu imsak adalah bagian dari sikap khas para ulama yang ” memerhatikan umat dengan perhatian kasih sayang” demi lebih sempurnanya puasa Ramadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + fifteen =

Shopping cart