Jangan Makan Pedas saat Sahur dan Buka Puasa, Kenapa?

Makanan pedas dapat mengganggu metabolisme tubuh. Puasa jadi tidak lancar.

Dream – Makanan bergizi dan nutrisi seimbang penting dikonsumsi. Apalagi saat sahur maupun buka puasa di bulan Ramadan.

Makanan ini menjadi modal energi selama menahan lapar dan haus sepanjang hari. Karena itu, jangan sampai makanan sahur dan berbuka yang kita pilih justru mengganggu aktivitas seharian penuh.

Makanan terlalu pedas, misalnya, sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur maupun berbuka puasa. Lebih dianjurkan mengonsumsi makanan kaya akan serat.

Dikutip dari laman sehatq, inilah alasan tidak mengonsumsi makanan pedas saat sahur dan berbuka puasa.

Memicu haus saat berpuasa

Seperti rasa asin, makanan pedas dapat membuat kita cepat haus saat Puasa Ramadan. Lidah terasa panas sehingga mendorong minum lebih banyak.

Keringat banyak keluar untuk mendinginkan tubuh. Alhasil, kadar air di tubuh berkurang dan kita mengalami dehidrasi.

Haus

Sakit perut

Sensasi rasa panas di perut bisa timbul setelah mengonsumsi makanan pedas. Pada orang-orang yang mengalami penyakit pencernaan seperti maag alias dispepsia, radang usus, cabe dan makanan pedas lain bisa memicu kambuh.

Hal ini justru memicu orang membatalkan puasa karena perlu obat untuk meredakannya.

Sering buang air atau diare

Kandungan capsaicin yang berasal dari lada dan cabai dapat mengiritasi usus kecil sehingga menimbulkan rasa mulas dan keinginan buang air besar.

Karena kandungan air pada makanan belum sempat terserap tubuh, diare akhirnya dapat memicu kehilangan cairan dan dehidrasi.

Waspadai 6 Tanda Sakit Perut Tak Normal, Bukan Soal Pencernaan Saja!

Meningkatkan risiko gastritis

Gastritis adalah radang pada dinding lambung yang disebabkan banyak faktor seperti infeksi bakteri hingga makanan pedas. Apalagi bila dikonsumsi dalam keadaan perut kosong setelah puasa, capsaicin dapat mengiritasi lambung sehingga menimbulkan bahkan memperparah tukak lambung.

Dampak buruk mengonsumsi makanan pedas ini perlu kita hindari agar puasa dan amalan lainnya di bulan Ramadan semakin lancar. Bukankah menyenangkan bila kita bisa beribadah dengan khusyuk?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − five =

Shopping cart