Manfaat Bubur Kacang Hijau Untuk Kesehatan, Menu Pas Berbuka Puasa

Bubur kacang hijau menjadi sajian pas berbuka, mengenyangkan sekaligus menyehatkan. 

Dream – Menu buka puasa menjadi makanan penting untuk mengembalikan tenaga setelah menahan lapar seharian. Kandungan nutrisi harus tercukupi agar kita bisa menjalani puasa keesokan hari dengan sehat.

Takjil berbuka puasa biasanya diisi dengan kolak, biji salak, atau bahkan gorengan. Makanan ini banyak mengandung gula dan karbohidrat. Memang mengenyangkan tetapi dampaknya bisa memicu rasa kantuk.

Alternatif takjil lain adalah bubur kacang hijau. Bahan makanan ini mengandung serat alami yang dapat melancarkan pencernaan dan menstabilkan gula darah.

Selain itu, kacang hijau rendah lemak dan mengandung antoksidan tinggi sehingga mencegah penuaan dini.

Berikut manfaat lain bubur kacang hijau yang dapat dikonsumsi sebagai takjil berbuka puasa.

Menurunkan kolesterol jahat

Serat tinggi yang ada di kacang hijau mampu menurunkan kolesterol jahat. Gunanya dapat menjaga kesehatan usus dan lambung. Kolesterol yang rendah dapat mengurangi potensi penyakit lain seperti serangan jantung, asam urat, bahkan kanker.

Saat kolesterol bisa dikendalikan, sistem kekebalan tubuh akan meningkat. Kandungan flavonoid yang berperan sebagai anti-inflamasi dan anti-mikroba mampu melawan bakteri jahat dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Mencegah pengeroposan tulang

Kacang hijau mengandung kalsium dan magnesium yang dapat menjada kesehatan tulang. Kandungan ini menurunkan risiko osteoporosis dan memperbaiki sel-sel tulang dan gigi. Dengan mengonsumsi bubur kacang hijau saat berbuka puasa, dampaknya tubuh bisa bergerak aktif.

 Bubur Kacang Hijau

Mengontrol gula darah

Kacang hijau mempunyai kadar glikemik yang rendah. Karena itu, kacang hijau baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula darah. Tapi ingat, batasi penambahan gula di bubur kacang hijau bagi orang dengan diabetes.

Dampak baik lainnya, kadar glikemik yang rendah dapat mencegah kelebihan berat badan. Sementara kadar serat yang tingga membuat cepat kenyang saat mengonsumsinya sebagai menu berbuka puasa. Alhsail, kita dapat mengontrol nafsu makan.

Mengatasi sembelit

Serat dalam kacang hijau mampu melancarkan pencernaan sehingga mencegah sembelit atau susah buang air besar. Pencernaan yang lancar mencegah racun karsinogenik di dalam makanan cepat dikeluarkan. Dengan demikian, potensi terkena kanker bisa dikurangi.

Baik untuk kulit dan rambut

Kacang hijau mengandung protein dan zink yang bermanfat bagi kesehatan kuku dan rambut sehingga tak mudah patah dan rontok. Kandungan vitamin E dan physteostrogen membantu produksi kolagen sehingga menghaluskan kulit dan mencegah penuaan dini.

Menjaga kesehatan janin

Kacang hijau mengandung asam folat yang tinggi sehingga baik dikonsumso ibu hamil dan perempuan yang yang sedang merencanakan kehamilan. Asam folat membantu percepatan pertumbuhan sel janin sehingga tumbuh dengan kuat.

Lemak tak jenuh dan vitamin B1 pada kacang hijau dapat meningkatkan berat badan janin sehingga mencegah kelahiran prematur, keguguran, atau lahir dengan berat kurang. Fungsi thiamin membantu perkembangan otak bayi.

 Bubur Kacang Hijau

Mencegah anemia

Anemia muncul saat kita kehilangan banyak sel darah merah. Penyakit ini bisa mengancam nyawa bila dibiarkan terus menerus.

Penyebabnya karena sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Untungnya, kacang hijau mengandung zat besi tinggi yang dapat mencegah anemia.

Zat besi merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh. Karena itu, bubur kacang hijau cocok dikonsumsi penderita anemia saat berbuka puasa.

Segudang manfaat kacang hijau ini semakin baik saat ditambah dengan geprekan jahe sebagai penguat rasa bubur. Mengonsumsi bubur kacang hijau saat berbuka puasa terasa nikmat selagi hangat. Kamu juga bisa menambahkan es batu untuk sensasi menyegarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + twelve =

Shopping cart