Manfaat Puasa Bagi Kesehatan, dari Otak sampai Kulit

Puasa tidak hanya berdampak positif pada rohani namun juga kesehatan jasmani.

Dream – Memasuki Ramadan, umat Islam diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh. Nyatanya, puasa tak hanya mendapatkan pahala tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan rohani dan jasmani.

Dari segi kesehatan rohani, puasa melatih kita lebih sabar, ikhlas, dan tak mudah marah saat mendapatkan cobaan atau godaan.

Alhasil, Ramadan menjadi sarana latihan bersabar yang bisa diteruskan hingga bulan-bulan lainnya.

Sedangkan dari segi jasmani, puasa ternyata memberikan banyak manfaat bagi kesehatan organ-organ penting tubuh kita. Dikutip dari lifehack.org, manfaat kesehatan dari puasa ternyata banyak dan mengejutkan.

Berikut manfaat puasa bagi kesehatan jasmani, mulai untuk otak, kulit, hingga bagian tubuh yang lain.

Membantu menurunkan berat badan

Puasa efektif membantu penurunan berat badan. Sejumlah penelitian menyebutkan puasa mengontrol berat badan dan mempu membakar sel-sel lemak secara feketif dibandingkan diet biasa.

Puasa memungkinkan tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi daripada gula. Banyak orang yang menggunakan puasa terkontrol atau yang disebut dengan intermittent fasting untuk mengurangi persentase lemak. Puasa Ramadan ini ternyata salah satu bentuk intermittent fasting.

Ilustrasi Menurunkan Berat Badan

Memperbaiki sensitivitas insulin

Bagi penderita diabetes, puasa bisa menjadi salah satu terapi hidup sehat. Puasa terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin yang memungkinkan tubuh mengurai karbohidrat lebih baik daripada tidak berpuasa.

Penelitian juga menyebutkan insulin menjadi lebih bekerja efektif setelah berpuasa. Insulin yang bekerja baik mampu mendorong sel untuk mengolah glukosa salam darah.

Mempercepat metabolisme

Puasa memberikan waktu bagi organ pencernaan manusia untuk beristirahat. Saat beristirahat, proses pembersihan organ berlangsung sehingga metabolism lebih baik setelah puasa. Alhasil, tubuh bisa membakar kalori lebih efisien.

Jika pencernaan buruk, metabolime tubuh untuk mengolah makanan dan membakar lemak juga memburuk. Puasa dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik.

Metabolisme Berperan Penting untuk Stabilkan Berat Badan

Memperbaiki fungsi otak

Puasa meningkatkan produksi protein yang disebut dengan brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Protein jenis ini mengaktifkan sel induk otak diubah menjadi neuro baru dan memicu senyawa kimia yang bisa meningkatkan kesehatan saraf.

Protein ini juga melindungi sel-sel otak sehingga efektif mencegah penyakit alzaheimer dan Parkinson. Dengan demikian, puasa telah terbukti meingkatkan fungsi kerja otak.

Memperbaiki pola makan

Puasa menjadi sarana latihan mengatur pola makanan yang baik agar cukup gizi tetapi tidak berlebihan. Mereka yang kesulitan mengontrol nafsu makan dapat belajar menahan pola konsumsi yang tidak sehat. Dengen demikian, kita bisa fokus pada pekerjaan lain tak hanya makan saja.

Membersihkan kulit dan mencegah jerawat

Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Pipi

Saat puasa, tubuh beristirahat memroses makanan di pencernaan. Proses penjedaan di tubuh ini membersihkan racun dan mengatur fungsi organ tubuh lainnya seperti hati, ginjal, dan lain sebagainya.

Hati yang sehat akan membuat aliran darah lancar dan bersih. Akibatnya, hal ini dapat mencegah masalah kulit seperti bisul dan jerawat.

Di sisi lain, puasa menyebabkan energi dalam tubuh kita tida digunakan untuk mengolah makanan melainkan fokus meregenerasi sistem tubuh lain.

Cegah penuaan dini

Puasa menyebabkan sistem metabolism lebih lambat dan membatasi makanan yang tidak sehat. Salah satu penyebab utama penuan dini adalah metabolism yang lambat karena terlalu banyak makanan berlemak.

Jadi, semakin sedikit makan dan semakin sehat makanan yang kita konsumsi, penuaan dini berjalan lebih cepat dan efisien. Organ-organ tubuh pun jadi lebih awet dan sehat.

Cegah Penuaan Dini dengan Rutin Pakai Sunscreen

Meningkatkat sistem kekebalan tubuh

Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena membatasi makanan penyebab radikal bebas. Radikal bebas dari makanan yang berlemak akan menyebabkankondisi peradangan dalam tubuh dan memicu sel kanker. Inilah yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun.

Itulah beragam manfaat yang bisa diterima saat melakukan puasa Ramadan. Dukung kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan seimbang dan bernutrisi saat berbuka puasa atau makan sahur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + nine =

Shopping cart