Trik Cegah Dehidrasi Selama Ramadan

Dehidrasi jadi cobaan semua umat Muslim saat Ramadan.

Dream – Sering kali kalimat ” Lapar sih bisa tahan, tapi hausnya itu yang nggak tahan” terdengar dari lingkungan sekitar ketika merasakan dehidrasi di bulan puasa.

Biasanya, dehidrasi timbul ketika suhu udara memanas. Nggak cuma buat yang beraktivitas di luar rumah saja, bagi yang menghabiskan waktu di dalam rumah juga bisa saja mengalami dehidrasi.

Lalu, bagaimana sih caranya mengatasi masalah yang timbul dari tahun ke tahun ini?

Caranya cukup mudah. Pastikan kamu minum 8 hingga 12 gelas air putih atau mineral dari berbuka puasa hingga sahur dengan menerapkan pola 2-4-2.

Jangan sampai lupa

Ilustrasi

Pola 2-4-2 ini bisa dicoba saat berbuka 1 gelas, setelah berbuka 1 gelas, sebelum makan 1 gelas dan sesudah makan 2 gelas.

Nggak cuma itu, sebelum tidur pun kamu wajib konsumsi 1 gelas lagi. Kemudian, 2 gelas saat sahur.

Agar memaksimalkan tips ini, Sahabat Dream disarankan meminum air hangat daripada air dingin apalagi pakai es batu. Kenapa? Sebab, air hangat lebih cepat diserap tubuh.

Jangan lupa konsumsi buah & sayuran

Ilustrasi

Sedangkan dari sisi asupan makanan, konsumsi sup setiap hari selama Ramadan sangat dianjurkan karena diklaim memiliki sumber cairan baik.

Diketahui, semangka, tomat, mentimun, anggur dan lainnya merupakan pilihan buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air sehingga dapat membantumu terhidrasi dan mengurangi haus ketika puasa.

Bagaimana, mudah bukan?

Boleh Dicoba! Inilah 7 Menu Buka Puasa dari Seluruh Dunia

Dream – Saat waktu buka puasa, banyak menu buka puasa yang bisa kamu pilih sebagai rekomendasi. Kamu bisa memilih menu ringan atau takjil sampai makanan berat.

Setiap negara memiliki makanan yang khas untuk menu buka puasa. Nah kali ini Dream bakalan mengulas 7 menu buka puasa dari seluruh dunia yang mungkin bisa kamu coba, dilansir dari Got Travelly.

Buka puasa adalah waktu yang dinanti-nantikan, so kamu bisa memilih salah satu dari menu di bawah ini yang mungkin cocok dengan lidahmu. Yuk kita simak ulasannya di bawah ini: 

Samosa, Pakistan

Ilustrasi

Samoa dari Pakistan ini selintas mirip dengan pastel yang ada di sekitar kita ya guys. Ternyata yang membedakan Samoa dengan pastel pada umumnya adalah terletak pada isinya.

Samoa berisi campuran daging domba yang dicincang, kacang polong, kentang, bawang merah, dan daun bawang. Masyarakat Pakistan mengembangkan samoa dengan isian keju mozzarella.

Samoa bisa menjadi camilan di Timur Tengah. Samoa juga menjadi menu khas buka puasa yang seringkali diburu berbagai negara di dunia. Bagi masyarakat Pakistan, tanpa adanya samoa, buka puasa seperti ada yang kurang tanpanya.

4 dari 5 halaman

Shakshouka, Aljazair


Ilustrasi

Shakshouka ini adalah makanan dari Aljazair yang mirip dengan telur balado. Memang makanan ini adalah telur rebus atau digoreng. Bumbu-bumbu makanan ini dicampurkan jadi satu dalam wajan lalu diberi telur dan daging.

Makanan ini diketahui berasal dari Tunisia dan Libya. Shakshouka menjadi menu andalan buka puasa bagi masyarakat Aljazair.  Shakshouka menjadi makanan besar dan menjadi popular di negri Aljazair.

Qatayef, Yordania

Ilustrasi

Orang islam di Yordania memiliki makanan khas yang dijadikan menu buka puasa, Namanya adalah Qatayef. Makanan ini masuk dalam kategori camilan. Dibuat dari tepung terigu yang digoreng.

Kemudian di atasnya diletakkan berbagai kacang-kacangan seperti walnut, pistachio, kismis, almond, dan hazelnut. Selain itu Qatayef juga ada yang diberi taburan kayu manis bagian atasnya lalu disiram madu atau sirup panas.

Nah, masyarakat Yordania biasanya menghidangkan makanan ini hanya waktu bulan puasa saja. Selain di Yordania, qatayef juga dihidangkan orang islam di Mesir, Irak, Libanon, Palestina, Arab Saudi, dan Suriah.

Nasi Jollof, Nigeria

Ilustrasi

Nigeria memiliki menu ikonik yang dapat disantap saat buka puasa, makanan ini adalah nasi jollof. Nasi jollof ini memiliki kemiripan dengan nasi kebuli, nasi biryani, bahkan nasi goreng.

Tapi bumbunya beda guys,  bumbu kari nasi jollof hanya sedikit dan dikasih saus tomat. Kemudian ada lauknya yaitu ayam bakar khas Nigeria.

Dolma, Armenia


Ilustrasi

Makanan khas yang ikonik untuk buka puasa lainnya adalah Dolma dari negara Armenia. Dolma ini terbuat dari nasi yang digulung memakai daun anggur kemudian dikukus.

Nasi gulung ini diberi isi sayuran, paprika, bawang Bombay, zucchini, terong, bawang putih, dan daging.

Dolma ini ada dua macam, yaitu dolma daging dan dolma sayuran. Biasanya, dolma dari daging disajikan hangat, sedangkan dolma sayuran disajikan dingin.

Arroz Caldo, Filipina

Ilustrasi

Arroz Caldo ini merupakan makanan khas dari Filipina. Makanan ini mirip dengan bubur di Indonesia. Bahan-bahan penguat rasa berasal dari daun bawang, bawang putih panggang, jahe, serta lada hitam.

Sementara toppingnya menggunakan ayam dantelur rebus disertai kuah dari bahan jeruk kalamansi, kecap, saus ikan, dan safflower untuk menguninkan hidangan. Arraz Caldo ini menjadi menu khas untuk buka puasa dan mengenyangkan perut.

Pide, Turki

Ilustrasi

Pide adalah makanan sejenis pizza. Makanan ini menjadi makanan khas buka puasa di Turki dan beberapa negara lain di dunia.

Pide terbuat dari tepung panggang dalam oven batu yang diberi toping berupa sosis, daging, dan sayuran.

Bedanya terlihat dari cara menyajikannya. Karena pide ini disajikan dengan cara dilipat, bagian tengah diisi dengan topping tadi. Dan ternyata Pide ini menjadi makanan popular masyarakat Turki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × three =

Shopping cart